Diantara gempuran demam boys dan girls band, Dadido Band
hadir sebagai pendatang baru, yang siap menembus hegemoni dan dominasi Boys dan Girls band tersebut. Di
bulan pembuka tahun 2012, Dadido merilis single perdananya berjudul “Aca Aca
Nehi Nehi”. Hadir dengan konsep warna
musik pop ringan dalam sentilan lirik nakal, Dadido bisa menjadi leader dalam
menciptakan trend musik baru di tahun ini. Dalam kesederhanaan musik yang
mereka tawarkan, Dadido menjunjung tinggi kejujuran dalam berkarya. “Single ini
saya buat sebagai gambaran nyata, yang mewakili kehidupan masyarakat
kebanyakan, artinya dalam single ini saya mengedepankan nilai kesederhanaan dan
kejujuran”, ungkap Grey memberi penjelasan tentang single tersebut.
Band yang memproklamirkan diri terbentuk pada tanggal 19
Desember 2009, berawal dari pertemanan para personilnya di bilangan kota
Bekasi. Dalam kesamaan hobi dan idealisme, akhirnya kelima anak muda ini
sepakat membentuk sebuah group band. Beberapa kali sempat berganti nama, hingga
atas saran bos NAGASWARA Bpk Rahayu Kertawiguna, akhirnya diberi nama Dadido.
Dalam usianya menginjak tahun ketiga di jagat musik Tanah Air, Dadido
berpersonilkan Grey ( Gitar ), Blake ( Drum ), Daenk ( Keyboard ), Zee ( Vocal
), Ocha ( Gitar ).
Nama Dadido dalam filosofinya bermakna jadi nomor satu.
“Menurut Bpk Rahayu, nama Dadido diambil dari kata “Dadi” yang dalam bahasa
jawa berarti jadi, dan kata “Do” yaitu nada ke satu dalam susunan tangga nada,
jadi filosofinya nama Dadido itu berarti menjadi nomor satu”, terang Grey
menjelaskan makna nama bandnya.
Single “Aca Aca Nehi Nehi” mengusung genre musik Pop
kreatif. Di single ini seluruh personilnya sangat cermat dalam menentukan
komposisi musik, sehingga single ini begitu dengan mudah, bisa dicerna bagi
siapa saja yang mendengarkannya. Tidak bermaksud menjiplak, atau meniru, dari
beberapa group band yang sudah lebih dahulu eksis di jalur musik serupa, Dadido
berpendapat, beberapa unsur kesamaan yang ada itu adalah karena kebetulan saja.
“Yang jelas, kami hanya ingin menyajikan musik yang simple, ga terlalu ribet,
tapi tetap mempunyai warna tersendiri, biar saja orang menyamakan musik kami
dengan musik dari group band lainnya, namun, kami yakin musik kami mempunyai
karakter yang sangat kuat dan tidak bisa disamakan dengan lainnya”, ungkap
Grey.
Menilik perjalanan Dadido hingga sampai saat ini, kurang
lebih sama seperti perjalanan group band lainnya, sarat dengan perjuangan.
Hingga akhirnya sosok Aay dan Nanda pemilik studio tempat mereka latihan, yang
menjembatani dengan pihak NAGASWARA. “Alhamdulilah, ternyata single “Aca Aca
Nehi Nehi” yang kami tawarkan, diterima
oleh Bpk Rahayu, semoga saja single ini bisa diterima dengan baik oleh
masyarakat pecinta musik di Tanah Air”, harap Grey.***(PR)

0 comments :