Pengertian Negara maju dan Negara berkembang
Negara maju adalah sebutan untuk negara yang menikmati standar hidup yangrelatif tinggi melalui teknologi tinggi dan ekonomi yang merata. Kebanyakannegara dengan GDP per kapita tinggi dianggap negara berkembang. Namunbeberapa negara telah mencapai GDP tinggi melalui eksploitasi sumber dayaalam (seperti Nauru melalui pengambilan phosphorus) tanpa mengembangkanindustri yang beragam dan ekonomi berdasarkan-jasa tidak dianggap memilikistatus 'maju'
Negara berkembang adalah sebuah negara dengan rata-rata pendapatan yangrendah, infrastruktur yang relatif terbelakang, dan indeks perkembanganmanusia yang kurang dibandingkan dengan norma global. Istilah ini mulaimenyingkirkan Dunia Ketiga, sebuah istilah yang digunakan pada masa Perang Dingin.
2. Ciri Ciri
Negara maju, Sebagian besar pendapatan negara di dapat dari industri2.Pendapatan perkapita tinggi3.Angka kematian kecil4.Tingkat pendidikan tinggi5.Iptek telah di kuasai6.Keadaan perekonomian lebih baik7.Sebagian penduduk tinggal di kota8.Fasilitas di segala bidang terpenuhi9.Timbulnya krisis lingkungan segera diatasi10.Ekspornya lebih tinggi daripada impor.
Negara berkembang Aktivitas penduduknya sebagian besar bersifat agraris2.Kurangnya kesempatan kerja3.Modal perorang kecil4.Pendapatan perkapita kecil5.Jumlah tabungan kecil bagi sebagian besar masyarakat6.Adanya impor barang primer7.Fasilitas masih kurang8.Belum menguasai teknologi9.Angka kematian tinggi10.Ilmu pengetahuan rendah
3. NEGARA MAJU
Negara-negara di dunia yang:
-Standar hidup relatif tinggi
-Sektor industri mendominasi perekonomian negara
-Standar hidup relatif tinggi
-Sektor industri mendominasi perekonomian negara
-Skor Indeks Pembangunan Manusia atau Human Development Index (HDI) berada pada tingkat atas
-Pendapatan perkapita tinggi
NEGARA BERKEMBANG
Negara-negara di dunia yang:
-Standar hidup relatif rendah
-Sektor industri yang kurang berkembang
-Skor Indeks Pembangunan Manusia atau Human Development Index (HDI) berada pada tingkat menengah ke bawah
-Standar hidup relatif rendah
-Sektor industri yang kurang berkembang
-Skor Indeks Pembangunan Manusia atau Human Development Index (HDI) berada pada tingkat menengah ke bawah
-Rendahnya pendapatan perkapita
5. Sebab UmumTerjadinya Perang Dunia II
1. Kegagalan Liga Bangsa-Bangsa dalam melaksanakan tugasnya
2. Terjadinya pertentangan paham baru, seperti : paham komunis dipimpin Rusia, paham fasis dipimpin Jerman dan Italia, dan paham Demokrasi dipimpin Inggris, Perancis, dan Amerika Serikat
3. Terjadinya persekutuan kembali(aliansi), seperti: Blok Demokrasi dipelopori oleh Perancis, Blok Fasis dipelopori oleh Jerman, dan Blok Komunis dipelopori oleh Rusia.
4. Munculnya negara Ultranasionalisme(rasa cinta tanah air yang berlebihan) yang setelah kuat mereka melaksanakan imprealisme dengan segala macam dalih, seperti: Jerman dengan dalih Lebensaraum, Italia dengan dalih pembentukan Italia La Prima,dan Jepang dalam rangka melaksanakan Hakko Ichiu (pembentukan keluarga besar dibawah pimpinan negara Jepang).
5. Revanche Idea (politik balas dendam) dari negara-negara yang kalah dalam Perang Dunia I. Dendam utama Jerman untuk membalas dendam atas kekalahan dalam Perang Dunia I terutama kepada Inggris dan Perancis sebagai musuh utamanya.
Sebab Khusus Terjadinya Perang Dunia II
1. Bagi Eropa : terjadinya perebutan kota Danzig antara Jerman dengan Polandia sebagai akibat perjanjian Versailes. Akhirnya pada tanggal 1 September 1939 Jerman menyerang Polandia dan meluas hingga ke seluruh Eropa.
2. Bagi Asia : Penyerbuan Jepang ke wilayah China pada tanggal 7 Juli 1937 setelah terjadinya insiden “Jembatan Marcopolo”.
3. Bagi Amerika : serbuan Jepang atas pangkalan Perang Angkatan Laut Amerika di Perl Harbour(Honolulu, Hawaii) pada tanggal 8 Desember 1941 dini hari.
6. Akibat Perang Pasifik
Berikut ini adalah beberapa akibat dari Perang yang terjadi antara tahun 1937 sampai 1945 ini:
· Kekalahan Jepang membuatnya kehilangan wilayah jajahannya seperti Manchuria, Korea, Asia Tenggara dan daerah mandat di kepulauan Pasifik yang diberikan pada akhir Perang Dunia I.
· Beberapa negara yang sebelumnya dijajah oleh negara-negara Eropa berhasil memperoleh kemerdekaan seperti Indonesia.
· Kaisar Jepang kehilangan statusnya sebagai dewa. Amerika Serikat sebagai pemenang perang di Pasifik tidak ingin mengadili Hirohito, kaisar Jepang saat itu. Amerika Serikat membutuhkan daerah penyangga (buffer) untuk menahan arus pengaruh komunisme karena Rusia sudah mencapai kawasan timur Asia.
· Jepang tidak diperbolehkan mempunyai angkatan perang, kecuali pasukan pembela diri.

0 comments :